Sejarah singkat dan prestasi "KTLH Sangga Buana"

ALAM INI BUKAN WARISAN NENEK MOYANG

TAPI TITIPAN ANAK CUCU KITA

KTLH “SANGGA BUANA “

Sejarah singkat berdirinya

Sejak Thn 92 di Karang Tengah kel. Lebak Bulus, banyak petani yang menggarap lahan untuk usaha tani, namun belum terorganisir. Pada tahun 97 berdirilah kelompok tani bambu kuning yang di ketuai Bang Idin dengan jumlah anggota 17 orang. Maka pada tanggal 17/02/98 lahirlah kelompok tani lingkungan hidup “Sangga Buana” dengan beranggotakan 80 orang. Dengan tujuan penyelamatan alam yang telah rusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, namun masih ada tanda-tanda sisa kehidupan, maka motto yang diikrarkan pada saat berdirinya KTLH “Sangga Buana” adalah menyelamatkan yang tersisa.

Arti sangga Buana adalah:

Sangga :Tiang yang berfungsi untuk menyangga atau menopang serta menunjang sesuatu benda yang ada di atasnya.

Buana :Bumi atau dunia yang di dalamnya terdapat udara, tumbuhan, air, manusia, satwa dan lain-lain yang harus di jaga dan di rawat serta di lestarikan.

Penyelamatan yang dilakukan melalui penanaman pohon, perlindungan satwa liar, pelarangan membuang sampah disekitar bantaran kali. Pelestarian kobak mata air dan makam-makam tua, serta benda-benda bersejarah, semua itu dilakukan melalui budaya, orang akan paham arti dari kelestarian alam.

Beberapa prestasi yang pernah di raih dan kegiatan yang pernah di lakukan oleh chaerudin & Kelompok Tani Lingkungan Hidup Sangga Buana.


Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat memasuki Kawasan Kali Pesanggrahan :

1. Dilarang membunuh, merusak sesuatu yang ada di sekitar Kawasan Kali Pesanggrahan.

2. Dilarang membuang hajat menghadap kali.

3. Dilarang berbicara mengenai hal-hal yang kurang baik.



Sekretariat : Jl. Taman Sari II Karang Tengah Lebak Bulus Jakarta Selatan telp. 0818-68-7473


Minggu, 04 Januari 2015

Sejarah singkat dan Prestasi KTLH 'Sangga Buana'


-->
ALAM INI BUKAN WARISAN NENEK MOYANG
TAPI TITIPAN ANAK CUCU KITA
KTLH “SANGGA BUANA “
Sejarah singkat berdirinya
Sejak Thn 92 di Karang Tengah kel. Lebak Bulus, banyak petani yang menggarap lahan untuk usaha tani, namun belum terorganisir. Pada tahun 97 berdirilah kelompok tani bambu kuning yang di ketuai Bang Idin dengan jumlah anggota 17 orang. Maka pada tanggal 17/02/98 lahirlah kelompok tani lingkungan hidup “Sangga Buana” dengan beranggotakan 80 orang. Dengan tujuan penyelamatan alam yang telah rusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, namun masih ada tanda-tanda sisa kehidupan, maka motto yang diikrarkan pada saat berdirinya KTLH “Sangga Buana” adalah menyelamatkan yang tersisa.
Arti sangga Buana adalah:
Sangga :Tiang yang berfungsi untuk menyangga atau menopang serta menunjang sesuatu benda yang ada di atasnya.
Buana :Bumi atau dunia yang di dalamnya terdapat udara, tumbuhan, air, manusia, satwa dan lain-lain yang harus di jaga dan di rawat serta di lestarikan.
Penyelamatan yang dilakukan melalui penanaman pohon, perlindungan satwa liar, pelarangan membuang sampah disekitar bantaran kali. Pelestarian kobak mata air dan makam-makam tua, serta benda-benda bersejarah, semua itu dilakukan melalui budaya, orang akan paham arti dari kelestarian alam.
Beberapa prestasi yang pernah di raih dan kegiatan yang pernah di lakukan oleh chaerudin & Kelompok Tani Lingkungan Hidup Sangga Buana.
1. 
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat memasuki Kawasan Kali Pesanggrahan :
1. Dilarang membunuh, merusak sesuatu yang ada di sekitar Kawasan Kali Pesanggrahan.
2. Dilarang membuang hajat menghadap kali.
3. Dilarang berbicara mengenai hal-hal yang kurang baik.
Sekretariat : Jl. Taman Sari II Karang Tengah Lebak Bulus Jakarta Selatan telp. (021) 7581 9017 12440.

1 komentar:

  1. bang, kalau ane mau bergabung dengan sangga buana gimane yee

    mau ikut jaga ntu kali bang
    ikut kongkow

    BalasHapus